Kamis, 26 Maret 2015

Suku Asmat

Pada pertemuan kali ini saya akan membahas tentang budaya Suku Asmat. Ya Suku Asmat adalah suku yang berasal dari Indonesia di Provinsi Irian Jaya atau Papua. Dalam hal wilayah tempat tinggal, Suku Asmat di bedakan menjadi dua yaitu, daerah pesisir dan daerah pedalaman. Suku yang tinggal di daerah pesisir pantai sebgian besar akan menjadi nelayan dan yang tinggal di daerah pedalaman biasanya mereka akan memburu binatang ular, kasuari, burung, babi hutan dll.

Suku Asmat sendiri dikenal dengan hasil ukiran kayunya yang unik, suku ini memiliki patung khasnya yakni Patung Asmat. Bagi Suku Asmat sendiri ukiran bisa menjadi penghubung antara kehidupan masa kini dengan kehidupan leluhur.

Suku Asmat memiliki kepala suku yang biasanya dipilih oleh masyarakat suku itu sendiri dan berasal dari suku tertua, marga yang dianggap tua atau bahkan bisa diangkat dari seorang yang dianggap berjasa bagi merekadan uniknya di dalam Suku Asmat jika kepala suku atau kepala adat meninggal tidak ada yang disebut pewarisan tahta kepemimpinan seperti dikenal dalam tradisi kerajaan.

Masakan istimewa bagi mereka adalah Ulat Sagu. Namun sehari-harinya mereka hanya memanggang ikan atau daging binatang hasil buruan. Dalam kehidupan Suku Asmat, batu itu dapat dijadikan sebagai mas kawin atau  untuk membuat kapak, palu, dan sebagainya.

Dan untuk merias diri mereka, mereka hanya membutuhkan tanah merah untuk menghasilkan warna merah, warna putih mereka membuatnya dari kulit kerang yang sudah dihaluskan dan warna  hitam mereka hasilkan dari arang kayu yang dihaluskan. Caranya hanya dengan mencampur bahan tersebut dengan sedikit air.

Pada saat perang melawan suku lain biasanya Suku Asmat ketika memenangkan pertempuran mayatnya akan dibawa kekampung, kemudian dipotong dan dibagikan kepada seluruh penduduk untuk memakannya bersama-sama lalu mereka akan menyanyikan lagu kematian dan memenggal kepalanya. otaknya dibungkus daun sago dan dipanggang kemudian dimakan.

Oke sekian bahasan tentang Suku Asmat.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar